-->

Lyudmila Pavlichenko, Sniper Soviet dengan senapan SVT-40 sniper rifle.

Pavlichenko, sniper perempuan dengan rekor sekitar 309 korban. Catatan itu kemudian membuat dia masuk dalam catatan sejarah sebagai sniper perempuan yang diakui keberhasilannya.

Ia masuk dalam dinas militer setelah invasi Jerman terhadap Soviet. Tergabung dalam Tentara Merah di kesatuan Red Army's 25th Rifle Division.

Sekitar 2000 sniper perempuan tergabung dalam Tentara Merah dan hanya 500 orang yang tersisa hingga berakhirnya peperangan.
Pavlichenko meninggal pada tahun 1974.
Kisah sniper perempuan lain bisa disimak di buku "Sang Pembunuh dalam Kesunyian: Sniper, Senyap dan Mematikan" terbitan Matapadi Pressindo

dikutip Ig @matapadi

Share this:

Related Posts

Show Disqus Comment Hide Disqus Comment

Disqus Comments